Mitos Yang Salah Tentang Makan Terong Bikin “Lemes”

terong

[Jayapura-NyuusNews.com] Terong adalah sayuran yang sangat familiar bagi kita yang hidup di Indonesia. Sangat mustahil di antara kita tidak mengenal sayuran ini.

Dan sangat mustahil juga di antara kita tidak mengetahui bahwa ada sebuah mitos berkaitan dengan mengkonsumsi terong. Sudah pasti mitos yang di maksud adalah,mengkonsumsi terong bisa menyebabkan”lemes” alias loyo,lemes yang di maksud di sini adalah mengurangi kemampuan seorang pria di ranjang.

Anda percaya dengan mitos tersebut..?

Itu hak pribadi anda..

Disini,NyuusNews.com akan membagikan beberapa referensi yang berkaitan dengan mitos tersebut.

Belum ada penelitian yang mengatakan jika mengkonsumsi terong bisa mengurangi kemampuan seks seorang pria.

Mari kita simak penuturan seorang pakar gizi dari yang di kutip dari laman doktersehat.com

terong unik

Adalah Dr. Waluyo Soerjodibroto, Ph.D., DSG, ahfi gizi dari UI,yang mengatakan

terong  memiliki zat tertentu yang dapat menurunkan kolesterol. Artinya, memakan terong secara bersamaan dengan makanan berkolesterol, malah membuat kolesterol dalam makanan itu menurun.

Tetapi, dengan catatan, terong disajikan dengan cara direbus atau kukus.

Karena terong yang diberi bumbu yang dimasak dengan menggoreng, apalagi dimasak dengan santan, maka hilang semua khasiatnya.

SSelain itu,terong juga bisa menjadi pencegah kanker, tapi kebanyakan makan terong pun akan mematikan sel-sel, hingga menimbulkan kanker.

Tapi orang juga tidak akan makan sebanyak-banyaknya, kata Waluyo.

Bahkan, miskinnya sumber kalori pada terong: enerji 17.4 kal, 1.2 gr protein, lemak 0.2 gr, kolesterol 0.0 mg, vitamin (A, B1, B2, B6 dan C) antara 0.0 mg hingga 2.8 mg serta potassium 187.0 mg dan kandungan air 92.5 gr, ternyata membuat terong bisa dipakai untuk memelihara kelangsingan tubuh, mengendalikan stres, karena kandungan senyawa solanin yang dalam jumlah tertentu, bisa mengendurkan urat-urat saraf atau mempertahankan darah agar tidak naik-turun secara drastis.

Referensi yang menyebutkan manfaat terong adalah sebagai mana di kutip dari SINI, bahwa keunggulan terong itu antara lain :

  • kaya akan serat

Serat sangat dibutuhkan tubuh terutama dalam sistem pencernaan, memakan makanan yang kaya akan serat dapat memperlacar sistem pembuangan. Kayanya serat dalam terong juga dapat mengurangi kolesterol.

  • anti oksidan

Anti oksidan berfungsi untuk mencegah kanker dan penuaan dini.

  • mengobati diabetes

Kandungan antosianin dalam terong dipercaya dapat mengobati penyakit diabetes, jika dikonsumsi secara teratur.

  • menghambat pertumbuhan tumor dan mencegah stroke

kemampuan untuk menghambat pertumbuhan tumor dan mencegah stroke didapat dari ellagic acid dan resveratol 
Selain itu terong juga mengandung vit. B kompleks vitamin A, C, D, E dan K.

Jadi…mulai sekarang pembaca yang budiman tak perlu resah dengan mitos yang selama ini beredar luas di masyarakat kita di Indonesia bahwa makan terong bisa menyebabkan loyo.

😉

mitos yang salah tentang makan terong bikin lemes

Ini terongku..,mana terongmu..??

😉

Iklan

8 thoughts on “Mitos Yang Salah Tentang Makan Terong Bikin “Lemes””

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s