Mengkonsumsi Buah Yang Matang dengan Cara di Karbit,Aman kah..?

pisang yang masak dengan karbit

Pisang yang masak dengan cara di karbit,cirinya gampang di kenali,yakni warna kuningnya merata tapi buahnya terlihat masih muda.

Buah-buahan adalah sumber vitamin yang sangat di perlukan oleh tubuh manusia,sedangkan vitamin sendiri tidak bisa di produksi secara alamivoleh tubuh manusia,sehingga jalan satu-satunya untuk memenuhi kebutuhan vitamin adalah dengan cara mengkonsumsi buah-buahan.

Sudah jamak dalam kehidupan kita bahwa proses pematangan buah pisang banyak di jumpaimenggunakan bahan perangsang yaitu Karbit [ Calcium Carbide ].

Dan rumor selama ini yang beredar adalah,mengkonsumsi buah-buahan yang proses pematangannya “di paksa” dengan menggunakan karbit,akan membahayakan kesehatan kita.

Benarkah demikian..?

Sampai saat ini belum ada penelitian lebih lanjut dan lebih tekhnis mengenai dampak pematangan buah dengan karbit pada kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.

Hal yang sudah jelas pada buah karbitan adalah rasa nya kurang manis dan lebih cepat membusuk.

pisang raja masak di pohon bukan karbitan

Idealnya,buah itu masak alami di pohon.

Pada pisang,ciri-ciri buah pisang yang masak di pohon gampang di yakni buah terlihat tua dan montok dan warna matangnya/kuningnya tidak bersamaan,dan rasanya pun lebih manis.

Penjelasan ilmiahnya adalah sebagai berikut,

Pisang dan buah sejenis, proses matang secara alamiah berproses kimiawi. Karbohidrat dalam kandungan daging buahnya berubah menjadi glukosa, yang membuat rasa manis dan melunak.

Proses tersebut menghasilkan Gas Etilen. Gas ini merambat dari molekul satu ke yang lainnya membuat sekitarnya jadi matang pula.

Sedangkan pada buah yang matang di karbit,bisa di jelaskan sebagai berikut,

Karbit, bila kena air atau uap air akan menghasilkan Gas Asetilin. Gas ini dalam struktur kimianya serupa dengan Etilen alami.

Karena dipenuhi dengan Gas Asetilin inilah, buah akan berfermentasi serentak menjadi matang. Betul, apabila buah kurang matang akan tidak semanis yang matang, karena kandungan Karbohidrat โ€“ Zat Pati nya masih kurang. Gas asetilin yang sifatnya ringan akan terbang dan tercampur dengan udara.

Lalu kesimpulannya..?

Karbit,dalam bahasa kimia adalah gas etilen.Dan sebenarnya secara alami tanaman sudah memproduksi hormon ini agar buah menjadi matang. Akan tetapi para pedagan buah menambahkan karbit lebih dari kadar normal agar buah dapat lebih cepat matang.

Penggunaan karbit ini tidak menimbulkan dampak negatif.ย Kadar vitamin dan mineral tidak berubah karena penggunaan karbit ini. Hal ini karena karbit adalah zat kimia yang hanya merangsang pembntukan gas etilen yang merangsang proses pematangan buah. Selain itu, tidak ada dampak negatif yang berarti bagi kesehatan kosumen.

Sumber.

Iklan

7 thoughts on “Mengkonsumsi Buah Yang Matang dengan Cara di Karbit,Aman kah..?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s