Fenomena “Rutin” Menjelang Pergantian Tahun,Pedagang Petasan dan Kembang Api.

pedagang petasan kembang api jayapura

[Jayapura-nyuusnews.com]Mengawali posting di nyuusNews , izinkan penulis bercerita tentang sesuatu yang dilematis,dan menjadi sebuah fenomena yang rutin dan terjadi secara berulang di setiap menjelang pergantian tahun.

Petasan dan kembang api yang termasuk dalam “mainan” berbahaya ini merupakan barang yang selalu gampang di temukan dan di perjual belikan secara bebas.

Dari pantauan nyuusNews tak sulit untuk menemukan petasan dan kembang api di pinggir jalan ataupun di pasar di sekitaran kota Jayapura.

Semuanya di jual bebas…Dari obrolan singkat antara nyuusNews dan beberapa pedagang petasan dan kembang api di jalan protokol Jayapura -Sentani di sekitaran Lingkaran Abepura,yang berjarak sekitar 200 meter dari Mapolsek Abepura,para pedagang tersebut menyatakan jika mereka telah mengantongi izin untuk berjualan barang berbahaya tersebut.

Ketika di tanya izin itu di dapat dari mana,salah satu dari mereka menyatakan,” kita izin berjualan barang ini mulai dari RT,kelurahan dan Kepolisian”.

Dilematis memang..

Para pedagang ini memang pedagang musiman yang faktanya mereka mempunyai pekerjaan utama yang lain,yang artinya berjualan petasan dan kembang api ini hanyalah pekerjaan sampingan.

Ironisnya lagi,mereka bukannya tidak tahu tentang bahaya dari barang yang mereka perdagangkan.

Mereka juga tahu jika bahaya bisa mengancam mereka kapan saja jika sampai ada semacam kecelakaan yang memicu ledakan dan menyebabkan ledakan beruntun dan juga kebakaran besar.

Faktanya pun selama ini sudah sering terjadi kecelakaan kecil seperti pemakai mercon yang luka bahkan cidera karwna ledakan petasan,dan atau bahkan kebakaran rumah karena kembang api petasan yang “nyasar” dan membakar semak-semak dan akhirnya merembet ke perumahan warga.

Kembali ke obrolan dengan para pedagang petasan dan kembamg api di seputaran Saga Mall Abepura Jayapura.

Disinggung masalah harga,mereka menyatakan jika harga nya bervariasi,dari yang termurah 5 ribu rupiah,sampai yang termahal ada yang seharga 10 jt rupiah.

😯

Seperta  apa spesifikasi kembang api pinggir jalan seharga 10 jt..?

Mereka tak mau menjelaskan secara rinci,mereka hanya menggambarkan bentuknya kotak dan mempunyai 400 kali ledakan.

Darimana petasan dan kembang api itu berasal..??

“Sudah pasti ini bukan made in Papua,mas…semua ini di datangkan dari pulau Jawa”,kata salah satu dari mereka.

Wow..berarti barang-barang itu di angkut dengan kapal laut..pertanyaannya adalah,koq bisa lolos dari pemeriksaan petugas pelabuhan dan karantina..??

😉

Ah…sudahlah…

😉

Lalu sampai kapan mereka akan berjualan petasan dan kembang api..?

Dari pengakuan mereka,mayoritas mereka mulai berjualan petasan dan kembang api ini pada hari -hari menjelang Natal sampai puncaknya pada malam pergantian tahun.

 

 

 

 

Iklan

7 thoughts on “Fenomena “Rutin” Menjelang Pergantian Tahun,Pedagang Petasan dan Kembang Api.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s